Bulatan Times – Pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus, mengaku tidak menyangka Cristiano Ronaldo akan mengakhiri karier internasionalnya. Bahkan, Jesus masih berencana memanggil penyerang Al Nassr tersebut untuk pertandingan UEFA Nations League pada November 2026.
Jesus menyampaikan hal itu ketika mengumumkan skuad Portugal pada Jumat (6/11/2026), sehari setelah Ronaldo menyatakan pensiun dari tim nasional melalui video yang diunggah di media sosial.
“Saya baru mengetahuinya ketika semua orang juga mengetahuinya,” kata Jorge Jesus, dikutip dari Reuters, Jumat (6/11/2026).
Keputusan Ronaldo mengakhiri perjalanan bersama Portugal muncul lebih dari sebulan setelah perselisihan dengan Jesus mengenai kesempatan bermain. Persoalan tersebut sempat membuat mantan kapten Portugal itu meninggalkan pemusatan latihan dan menerima hukuman disiplin.
Awal Konflik Ronaldo dan Jorge Jesus di Norwegia
Ketegangan antara Ronaldo dan Jesus mulai muncul setelah pertandingan UEFA Nations League melawan Norwegia pada 27 September 2026.
Tiga hari sebelumnya, Ronaldo masih tampil ketika Portugal mengalahkan Wales 1-0 di Lisbon. Ia kemudian menjadi pemain cadangan ketika Portugal bertandang ke Norwegia.
Menurut penjelasan Ronaldo yang disampaikan pada 6 Oktober, dirinya semula telah menyepakati pengaturan menit bermain bersama Jesus untuk menjaga kebugaran.
Namun, menjelang pertandingan melawan Norwegia, Ronaldo mengaku mendapat pemberitahuan bahwa ia akan dimainkan selama sekitar 30 menit.
Ronaldo kemudian melakukan pemanasan sejak babak kedua, tetapi tidak mendapatkan kesempatan tampil hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan Portugal 2-1.
Ronaldo merasa Jesus tidak memenuhi kesepakatan yang telah disampaikan kepadanya. Sementara itu, Jesus memberikan penjelasan bahwa keputusan pemain yang diturunkan tetap mempertimbangkan kebutuhan pertandingan.
Seusai pertandingan, Ronaldo langsung meninggalkan lapangan tanpa bergabung dengan rekan-rekannya untuk menyapa pendukung Portugal.
Tindakan tersebut kemudian diakui Ronaldo sebagai kesalahan. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Sebut Dua Janji Jorge Jesus Tak Dipenuhi di Timnas Portugal
Ronaldo Tinggalkan Pemusatan Latihan Portugal
Perselisihan berlanjut menjelang pertandingan Portugal melawan Denmark pada 1 Oktober 2026.
Ronaldo sempat melakukan pembicaraan dengan Jesus dan pihak Federasi Sepak Bola Portugal (FPF). Presiden federasi, Pedro Proenca, turut terlibat dalam upaya menangani persoalan tersebut.
Dalam penjelasan tertulisnya pada 6 Oktober, Ronaldo mengungkapkan bahwa dirinya mengharapkan Jesus memberikan klarifikasi mengenai keputusan tidak memainkannya melawan Norwegia.
Menurut Ronaldo, pembicaraan lanjutan telah menghasilkan sejumlah kesepakatan yang dituangkan dalam delapan poin penjelasan.
Namun, Ronaldo menilai keterangan Jesus dalam konferensi pers berikutnya tidak sesuai dengan pembicaraan mereka. Ia kemudian memutuskan meninggalkan pemusatan latihan Portugal di Kopenhagen pada 30 September.
Jesus membantah adanya kesepakatan seperti yang disampaikan Ronaldo. Meski berbeda pendapat, pelatih tersebut tetap membuka kemungkinan sang pemain kembali membela timnas.
Portugal akhirnya menghadapi Denmark tanpa Ronaldo dan meraih kemenangan 4-2.
Baca Juga: Tanpa Cristiano Ronaldo, Portugal Menang 4-2 atas Denmark di Kopenhagen
Ronaldo Sempat Menyatakan Siap Kembali ke Timnas
Ronaldo mengakui bahwa keputusannya meninggalkan pemusatan latihan merupakan pelanggaran disiplin yang harus dipertanggungjawabkan.
Ia juga meminta maaf kepada rekan-rekan setim dan menyatakan bersedia menerima hukuman dari federasi.
Pada 19 Oktober 2026, FPF menjatuhkan sanksi larangan bermain selama 30 hari dan denda 255 euro kepada Ronaldo.
Ketika memberikan penjelasan mengenai konflik pada 6 Oktober, Ronaldo sebenarnya masih menyatakan kesediaannya membela Portugal setelah menjalani hukuman, selama kondisi fisik dan penampilannya bersama klub memungkinkan.
Namun, sikap tersebut berubah ketika Ronaldo mengumumkan pensiun pada Kamis (5/11/2026).
Melalui video perpisahan, pemain berusia 41 tahun itu menyampaikan bahwa mengakhiri perjalanan bersama Timnas Portugal bukan keputusan yang mudah.
Ronaldo menutup karier internasionalnya dengan 234 penampilan dan 146 gol sejak menjalani debut pada Agustus 2003.
Ia juga meninggalkan timnas sebagai pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional putra.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal Usai 23 Tahun, Tinggalkan Rekor 146 Gol
Jorge Jesus Tegaskan Keputusan untuk Kepentingan Tim
Setelah Ronaldo mengumumkan pensiun, Jesus menjelaskan bahwa pemain tersebut sebenarnya masih masuk dalam rencananya untuk menghadapi pertandingan internasional pada November.
Jesus mengatakan tidak menerima pemberitahuan sebelum Ronaldo menyampaikan keputusan pensiunnya kepada publik.
Ia juga mengaku belum menghubungi Ronaldo setelah pengumuman tersebut.
Mengenai perselisihan mereka, Jesus tetap mempertahankan pandangannya bahwa setiap keputusan mengenai susunan pemain dibuat untuk kepentingan Timnas Portugal.
Meski demikian, ia menegaskan tidak menyimpan dendam terhadap Ronaldo dan menghormati keputusan sang mantan kapten.
Sementara itu, Presiden FPF Pedro Proenca menyampaikan bahwa federasi ingin memberikan penghormatan atas kontribusi Ronaldo selama lebih dari dua dekade.
Federasi belum memastikan bentuk acara penghormatan maupun kemungkinan pertandingan perpisahan bagi Ronaldo.
Dalam pengumuman skuad pada 6 November, Jesus memasukkan tujuh nama baru, termasuk lima pemain dari kelompok usia di bawah 21 tahun.
Portugal dijadwalkan menghadapi Denmark pada 14 November di Braga, kemudian bertandang ke markas Wales pada 17 November dalam lanjutan UEFA Nations League 2026/2027.





