22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Sab
26 ° Ming
Sabtu, November 7, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home TEKNO & SAINS

OpenAI Rilis GPT-6 Cyber, AI untuk Temukan Celah Keamanan Software

GPT-6 Cyber membantu peneliti mencari kerentanan Firefox dan Linux serta menguji perbaikannya, dengan akses terbatas melalui Daybreak Red.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
7 November 2026, 02.26 WIB
in TEKNO & SAINS
Ilustrasi laptop menampilkan tulisan GPT-6 Cyber, daftar penelitian kerentanan dan simbol perisai keamanan berwarna biru

Ilustrasi penggunaan GPT-6 Cyber dalam penelitian keamanan perangkat lunak. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

BULATAN TIMES – OpenAI resmi memperkenalkan GPT-6 Cyber pada 5 November 2026. Model kecerdasan buatan (AI) khusus keamanan siber ini dirancang untuk membantu peneliti menemukan kerentanan perangkat lunak, menguji dampaknya, dan memeriksa apakah perbaikan yang dibuat sudah efektif.

GPT-6 Cyber merupakan varian GPT-6 Astra yang mendapat pelatihan tambahan untuk tugas keamanan siber. Kemampuannya mencakup analisis kode, reproduksi kerentanan, hingga pengujian penetrasi pada sistem yang telah memperoleh izin.

Model tersebut belum tersedia untuk pengguna ChatGPT secara umum. OpenAI membatasi akses awalnya kepada organisasi keamanan terpilih melalui program Daybreak Red.

GPT-6 Cyber Bisa Membantu Menguji Kerentanan Software

GPT-6 Cyber dikembangkan untuk menangani pekerjaan keamanan yang membutuhkan analisis mendalam terhadap perangkat lunak.

Model ini dapat menelusuri basis kode, mengidentifikasi kemungkinan kelemahan, dan melakukan pengujian untuk memastikan apakah suatu kerentanan benar-benar dapat dieksploitasi.

Kemampuan tersebut juga mencakup penyusunan bukti teknis yang dapat diperiksa kembali oleh peneliti keamanan.

Setelah kelemahan ditemukan, GPT-6 Cyber dapat membantu menyusun kandidat patch dan menjalankan pengujian terhadap perbaikan tersebut.

Namun, hasil yang dihasilkan AI tetap memerlukan pemeriksaan. Penemuan kerentanan, keberhasilan pengujian, dan penerapan patch merupakan tahapan berbeda yang tidak otomatis selesai hanya karena model menghasilkan sebuah solusi.

Baca Juga: GPT-6 Mulai Digulirkan ke Semua Paket ChatGPT, Jawaban Kini Lebih Interaktif

GPT-6 Cyber Temukan 81 Celah Baru di Firefox

OpenAI mengungkap sejumlah hasil penggunaan GPT-6 Cyber dalam penelitian perangkat lunak.

Salah satunya adalah penemuan 81 kerentanan baru pada browser Firefox yang diklasifikasikan Mozilla memiliki tingkat keparahan tinggi.

Model tersebut membantu menghasilkan bukti pengujian yang dapat direproduksi, sehingga tim pengembang dapat memahami kondisi yang memicu kelemahan tersebut.

OpenAI juga menyampaikan usulan perbaikan kepada Mozilla. Pengembang Firefox kemudian mulai merilis patch untuk banyak kerentanan yang ditemukan.

Selain 81 temuan baru, GPT-6 Cyber membantu menunjukkan bahwa 30 kerentanan Firefox yang sudah diketahui sebelumnya memiliki tingkat keparahan lebih tinggi daripada penilaian awalnya.

Temuan ini tidak berarti seluruh kerentanan sudah diperbaiki atau seluruh pengguna Firefox mengalami serangan. Perbaikan dilakukan melalui proses pengujian dan penerbitan pembaruan perangkat lunak.

Baca Juga: Peneliti Gunakan Claude untuk Temukan Celah OpenAI, Dapat Imbalan Rp115 Juta

Pengujian Kernel Linux Hasilkan 948 Eksploit

Penggunaan GPT-6 Cyber juga mencakup penelitian keamanan kernel Linux, komponen utama sistem operasi yang digunakan pada banyak komputer dan server.

Dalam pengujian tersebut, peneliti OpenAI berhasil mereproduksi 1.724 kerentanan dan mengembangkan eksploit yang berfungsi pada 948 kasus.

Eksploit dalam konteks ini merupakan metode untuk membuktikan bahwa suatu celah dapat dimanfaatkan pada kondisi tertentu. Angka tersebut bukan jumlah server yang berhasil diretas.

Sebagai perbandingan, GPT-5.6 Sol menghasilkan eksploit yang berfungsi pada 166 kasus menggunakan perangkat pengujian penelitian yang sama.

OpenAI menyatakan telah menyampaikan 304 temuan kritis kepada pengelola kernel Linux, disertai kandidat perbaikan. Sebagian kerentanan lainnya masih berada dalam proses penanganan.

Baca Juga: Dua Celah Kritis PHP Ditemukan, Pengguna Diminta Segera Update

Kemampuan Siber Meningkat dari Generasi Sebelumnya

OpenAI turut menguji GPT-6 Cyber menggunakan ExploitGym, yaitu pengujian kemampuan model memanfaatkan kerentanan yang telah ditentukan dalam lingkungan evaluasi.

GPT-6 Cyber mencatat tingkat keberhasilan 48,5 persen, meningkat dari 32,1 persen pada GPT-5.6 Cyber.

Hasil tersebut menunjukkan peningkatan kemampuan pada tugas pengujian eksploit yang diukur. Angka itu bukan persentase seluruh kerentanan perangkat lunak yang pasti dapat ditemukan GPT-6 Cyber.

Berdasarkan Preparedness Framework, OpenAI mengklasifikasikan kemampuan keamanan siber GPT-6 Cyber pada tingkat Critical.

Penilaian itu berkaitan dengan kemampuan teknis model yang juga dapat menimbulkan risiko penyalahgunaan apabila tidak dibatasi.

Akses GPT-6 Cyber Dibatasi untuk Penelitian Berizin

Kemampuan GPT-6 Cyber untuk mengembangkan eksploit membuat OpenAI menerapkan pengamanan tambahan.

Model ini dilatih agar mengikuti ruang lingkup pekerjaan yang ditetapkan peneliti, termasuk larangan mengakses sistem atau layanan yang berada di luar izin pengujian.

Dalam salah satu evaluasi internal, GPT-6 Cyber tetap berada dalam ruang lingkup tugas pada 99,93 persen pengujian tanpa instruksi pengamanan penerapan tambahan. Ketika instruksi tersebut digunakan, hasilnya mencapai 100 persen pada rangkaian pengujian yang sama.

Kedua angka tersebut merupakan hasil evaluasi terkontrol, bukan jaminan bahwa model tidak dapat melakukan kesalahan.

OpenAI juga menerapkan pemeriksaan identitas, pengawasan aktivitas, serta pembatasan akses untuk mencegah penyalahgunaan terhadap sistem penting, termasuk infrastruktur yang berkaitan dengan keselamatan publik.

Untuk tahap awal, GPT-6 Cyber tersedia melalui API dan Codex bagi sejumlah pelanggan Daybreak Red yang telah memperoleh persetujuan khusus.

Organisasi pengguna harus memenuhi persyaratan keamanan, termasuk autentikasi multifaktor dan pembatasan akses jaringan yang ditentukan.

OpenAI berencana memperluas ketersediaan GPT-6 Cyber secara bertahap kepada pelanggan Daybreak Red lainnya. Perusahaan belum mengumumkan akses umum model tersebut melalui ChatGPT.

Source: OpenAI, Reuters
Tags: GPT-6 CyberKeamanan SiberKecerdasan BuatanOpenAI

Related Posts

Ikon Siri AI berbentuk bola abu-abu dengan pita cahaya warna-warni di atas latar hitam
TEKNO & SAINS

Apple Buka Siri AI untuk Pengembang, Perintah di Aplikasi Bisa Lebih Luas

November 6, 2026
Ilustrasi - Logo Bluetooth. (Bulatantimes)
TEKNO & SAINS

Bluetooth HDT Tingkatkan Kecepatan Transfer Data hingga 7,5 Mbps

November 6, 2026
Kacamata pintar Oakley Meta Vanguard hitam dengan lensa olahraga cokelat, tampak dari samping dengan kedua tangkai terbuka
GADGET

Kacamata AI Ray-Ban dan Oakley Meta Hadir di Indonesia, Ini Fitur dan Harganya

November 6, 2026

Highlights

Kalapas Cilegon Hadirkan Model Pembinaan Kemandirian Berbasis Agro Smart Farm

Diskon Tiket Kapal Merak-Bakauheni Nataru, Pesan Mulai 7 November

Opini Redaksi: Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Jangan Berhenti pada Tiga Tersangka

Hasil Lens vs Como 1-9, Douvikas Cetak Tiga Gol di Liga Champions

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Terpopuler

M. Andrean Saefudin Ajukan Permohonan Hak Angket ke DPR Terkait Syarat Pendidikan Wakil Presiden

AKBP Netty Rosdiana Ajukan Mundur dari Polri Lewat Instagram

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Jema Anak Syafira Haddad Jadi Perbincangan, Kenali ADHD pada Anak dan Cara Tepat Menanganinya

Kronologi Kasus Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo hingga Listyo Sigit Ditahan

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times