23 °c
Banjar Triwangsakeliki
26 ° Sen
26 ° Sel
Minggu, November 8, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

Dua Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh, DPR Minta Evaluasi Keselamatan

Dua helikopter pemadam karhutla mengalami kecelakaan di Kalimantan. DPR mendesak evaluasi keselamatan, sementara BNPB meninjau operasi udara.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
8 November 2026, 20.15 WIB
in NASIONAL
Tangkapan layar sebuah helikopter terbang rendah di dekat permukaan sungai dengan pepohonan di tepi perairan

Dua Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh.

JAKARTA, BULATAN TIMES – Dua kecelakaan helikopter saat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan pada 4 dan 8 November 2026 memicu desakan DPR agar pemerintah mengevaluasi keselamatan penerbangan, kesiapan awak, serta prosedur operasi udara.

Anggota Komisi IV DPR RI Rina Sa’adah meminta pemerintah memastikan perlindungan bagi seluruh petugas yang menjalankan misi pemadaman, termasuk awak helikopter, personel darat, dan relawan.

“Investigasi harus berjalan profesional dan hasilnya menjadi dasar perbaikan yang dapat dipantau,” kata Rina, dikutip dari laman Fraksi PKB, Minggu (8/11/2026).

Menurut Rina, evaluasi perlu mencakup perawatan armada, kesiapan kru, waktu istirahat, kondisi cuaca, serta kewenangan untuk menunda atau menghentikan penerbangan apabila situasi dinilai tidak aman.

Desakan serupa sebelumnya disampaikan anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin setelah kecelakaan helikopter TNI AD di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Nurul meminta pemerintah meninjau kelayakan peralatan, perlindungan personel, dan penerapan prosedur keselamatan dalam operasi pemadaman karhutla.

Kecelakaan Mi-17V5 di Seruyan, Tiga Prajurit Gugur

Kecelakaan pertama terjadi pada Rabu (4/11/2026), ketika helikopter Mi-17V5 milik TNI Angkatan Darat jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Helikopter bernomor registrasi HA-5235 tersebut membawa delapan personel untuk mendukung pemadaman karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Dalam kecelakaan itu, lima personel selamat dan tiga lainnya meninggal dunia. Prajurit yang gugur adalah Dudi Firmansyah, Nurhafiz Akbar, dan Heri Prasetyo.

Jenazah Heri menjadi korban terakhir yang ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan pada Jumat (6/11/2026). Dengan penemuan tersebut, seluruh delapan awak telah dievakuasi.

Kecelakaan terjadi ketika helikopter menjalankan kegiatan pengambilan air untuk pemadaman dari udara. Penyebab pasti insiden masih memerlukan pemeriksaan teknis.

Baca Juga: Helikopter TNI AD Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Kalteng, Satu Kru Meninggal

Baca Juga: Penyelaman Evakuasi Heli TNI AD di Seruyan Sempat Dihentikan akibat Arus Deras

Super Puma Jatuh di Sungai Barito, Satu Awak Meninggal

Kecelakaan kedua terjadi pada Minggu (8/11/2026) di Sungai Barito, Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Helikopter Super Puma H225 dengan registrasi VH-HGM merupakan armada milik swasta yang dikontrak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk operasi pemadaman karhutla.

Helikopter tersebut mengalami kecelakaan ketika bermanuver untuk mengambil air dari sungai.

Dari tiga awak yang berada di dalam helikopter, dua berhasil diselamatkan dan mendapatkan penanganan medis.

Satu awak lainnya, Yayan Supyansuri, sempat dinyatakan hilang dalam pembaruan BNPB pada Minggu sore.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana kemudian memastikan Yayan berhasil dievakuasi pada pukul 18.08 WITA dalam keadaan meninggal dunia.

BNPB Evaluasi Keselamatan Operasi Udara

BNPB menyatakan akan mengevaluasi keselamatan penerbangan dalam operasi penanganan karhutla setelah kecelakaan Super Puma di Sungai Barito.

Evaluasi mencakup kondisi teknis dan kelaikan armada, kompetensi awak, prosedur penerbangan, serta mekanisme pengambilan air untuk kegiatan water bombing.

Karakteristik lokasi juga menjadi perhatian, termasuk kondisi sungai, arus air, hambatan di sekitar area manuver, cuaca, dan koordinasi antara petugas udara dengan personel darat.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menegaskan bahwa penyebab kecelakaan belum dapat disimpulkan sebelum pemeriksaan resmi selesai.

BNPB akan berkoordinasi dengan operator helikopter dan instansi penerbangan terkait untuk memastikan armada yang mendapat penugasan berikutnya memenuhi persyaratan teknis dan keselamatan.

Baca Juga: Prabowo Prioritaskan Pemadaman Karhutla Tanjung Puting, Asap Hambat Helikopter

Selama evaluasi berlangsung, BNPB memastikan operasi pemadaman karhutla tetap dilanjutkan dengan memperkuat penanganan melalui jalur darat dan meninjau kembali penugasan armada udara.

Source: BNPB; Fraksi PKB DPR RI
Tags: BNPBKalimantan TengahKarhutlaTNI

Related Posts

Pemerintah Larang Peredaran 25 Merek Beras Fortifikasi, Ini Daftar Lengkapnya!
EKONOMI

Pemerintah Larang Peredaran 25 Merek Beras Fortifikasi, Ini Daftar Lengkapnya!

November 8, 2026
Petugas BPBD Kabupaten Klaten menyalurkan air bersih dari mobil tangki ke bak penampungan air milik warga
NASIONAL

BNPB Catat 1.430 Hektare Karhutla Belum Padam, Klaten Dilanda Kekeringan

November 8, 2026
Ilustrasi tiga lembar Kartu Keluarga berwarna biru tanpa data pribadi
NASIONAL

Cara Mengurus KK Hilang atau Rusak, Ini Syarat dan Biayanya

November 8, 2026

Highlights

Bagnaia Absen MotoGP Qatar 2026, Ducati Siapkan Operasi di Italia

Siapa yang Boleh Melakukan Penyadapan di Indonesia? Ini Aturan Hukumnya

Hari Ini! Byeon Woo-seok Gelar Fan Meeting di Jakarta, Penggemar Siap Bertemu Sang Idola

CPNS 2026 Segera Dibuka November! Simak Jadwal dan Persiapan Seleksinya

Kalapas Cilegon Hadirkan Model Pembinaan Kemandirian Berbasis Agro Smart Farm

Diskon Tiket Kapal Merak-Bakauheni Nataru, Pesan Mulai 7 November

Terpopuler

M. Andrean Saefudin Ajukan Permohonan Hak Angket ke DPR Terkait Syarat Pendidikan Wakil Presiden

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Jema Anak Syafira Haddad Jadi Perbincangan, Kenali ADHD pada Anak dan Cara Tepat Menanganinya

Kronologi Kasus Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo hingga Listyo Sigit Ditahan

Prediksi Inter vs Como 9 November 2026: Susunan Pemain dan Skor

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times